Data Pengguna Aplikasi Di Bobol Hacker 2020

Data Pengguna Aplikasi Di Bobol Hacker 2020

Ada lebih kurang 2,9 juta data pengguna platform teknologi finansial (fintech) asal Indonesia Cermati diretas dan dijual bebas di dunia maya. Data berikut dijual melalui forum hacker bersama dengan 34 juta data berasal dari 17 perusahaan lain.

Pendiri komunitas Ethical Hacker Indonesia Teguh Aprianto mengungkap 2,9 juta data pengguna Cermati yang dijual bebas termasuk nama lengkap, NIK, NPWP, alamat, nomor telepon, rekening, nama ibu kandung pengguna, sampai pekerjaan.

Teguh menjelaskan data-data pengguna Cermati dijual seharga 2.200 dollar AS atau lebih kurang Rp32 juta. Sebagai informasi, Cermati merupakan startup yang bergerak di bidang teknologi keuangan.Perusahaan ini sediakan Info untuk mendukung pengguna mendapatkan product keuangan terbaik. Cermati juga sediakan akses data ke ribuan product keuangan secara gratis untuk memudahkan pengguna sebabkan ketentuan finansial yang cermat.

Tanggapan pihak Cermati Kasus ini sendiri dianggap oleh pihak Cermati melalui e mail blast kepada para penggunanya yang dikirimkan 31 Oktober lalu. Dalam surat elektronik (surel) tersebut, mereka mengakui bahwa tersedia pihak yang menghendaki menyusup ke proses Cermati secara ilegal.

Meski demikian, tidak disebutkan secara gamblang apakah data penggunanya tersedia yang berhasil dibobol atau tidak, begitu juga jumlah 2,9 juta data pengguna yang disebutkan dalam laporan di atas.

“Kami mendeteksi adanya akses tidak sah ke dalam platform kita yang mempunyai kandungan data berasal dari lebih dari satu pengguna Cermati.com,” ujar pihak Cermati dalam sebuah surel.

“Hal ini menjadi perhatian yang sangat nyata-nyata bagi kita dan kita udah mengambil beberapa langkah penanganan untuk menambah proses keamanan kami,” imbuh mereka.

Adapun salah satu langkah penanganan yang ditempuh adalah menggandeng Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) untuk menginvestigasi kasus pembobolan data ini.

Pihak Cermati juga bekerja sama bersama dengan pakar keamanan eksternal independent untuk menambah keamanan platform secara menyeluruh, sehingga kasus ini tidak terulang kembali.

Apabila Anda merupakan salah satu pengguna Cermati, tersedia baiknya untuk merubah kata sandi (password) lama Anda bersama dengan yang baru.

Pengguna juga disarankan untuk mengaktifkan fitur two-factor authentication (2FA) untuk merawat akun berasal dari begitu banyak ragam akses ilegal.

Cara lainnya untuk menambah keamanan adalah menjauhkan penggunaan password yang sama untuk akun berbeda.

Tujuannya pasti sehingga tak seluruh akun online dapat diakses seumpama satu password udah berhasil ditebak hacker.