Harmony Os Milik Huawei Semakin Menarik Perhatian

Harmony Os Milik Huawei Semakin Menarik Perhatian

Harmony Os Milik Huawei Semakin Menarik Perhatian – Banyak banget gosip-gosip yang beredar di internet soal sistem operasi buatan Huawei ini. Ada yang bilang jikalau Hongmeng dapat dirilis oleh Huawei dengan nama Ark di Eropa.

Harmony Os Milik Huawei Semakin Menarik Perhatian

Bahkan, pihak Huawei sempat mengklaim bahwa OS Hongmeng punya Huawei dapat 60% lebih kencang dari Huawei. Gegabah banget mengingat Hongmeng belum sempat diuji oleh publik.

Belum lama ini, Huawei merilis sistem operasi buatannya sendiri secara resmi. Sistem operasi selanjutnya nggak dinamai Hongmeng ataupun Ark, geng.

Harmony merupakan nama sistem operasi yang diperkenalkan Huawei di dalam gelaran konferensi developer yang dilakukan setiap tahunnya.

Rilisnya sistem operasi ini jadi usaha menuju kemandirian Huawei dalam menciptakan handphone. Dari processor sampai software, seluruhnya dari Huawei.

Sepertinya Huawei trauma dengan ketetapan Amerika Serikat yang memasukkan Huawei ke dalam daftar hitam. Hal ini menyebabkan Huawei nggak dapat mengimpor atau menggunakan komponen dari Amerika Serikat.

Bergantungnya Huawei terhadap komponen-komponen AS menyebabkan pasar Huawei melemah akibat ketetapan Donald Trump tersebut.
Sekilas Tentang Harmony OS

Sistem operasi Harmony ternyata dikembangkan sejak th. 2017 oleh Huawei, bukan dari 2012 seperti desas-desus yang beredar.

Berbeda dengan Android yang berbasis Linux, Harmony menggunakan dasar microkernel seperti sistem operasi lainnya punya Google, yakni Fuchsia.

Alasannya sih, agar komunikasi antar komponen-komponen di dalamnya semakin cepat. Mungkin, Huawei inginkan membuktikan jikalau OS buatannya sesungguhnya 60% lebih kencang dibandingkan Android.

Selain itu, sistem operasi berbasis Linux juga dinilai oleh Huawei miliki persoalan di sektor keamanan. Dengan menggunakan dasar microkernel, dikehendaki product Huawei jadi lebih aman.

Sayangnya, pihak Huawei menyatakan bahwa OS Harmony nggak dapat di-root, geng. Tentunya, perihal ini jadi salah satu kelemahan dari OS anyar ini.

Meskipun begitu, tersedia segi positifnya juga, lho. Smartphone anda dijamin dapat lebih safe dari hacker berkat ketiadaanya fitur root.
Belum Move On dari Android?

Meskipun sudah menciptakan sistem operasi secara mandiri, nampaknya Huawei tetap enggan untuk menyematkan sistem operasi selanjutnya di dalam smartphone buatannya.

Terbukti dari ucapan Richard Yu, CEO Huawei yang menyatakan jikalau OS Harmony miliki fokus utama untuk produk-produk IoT, seperti jam pintar, laptop, dan TV pintar, dan lain-lain.

OS Harmony versi 1.0 dapat disematkan terhadap produk-produk layar pintar punya Huawei yang dapat datang, seperti Honor Vision TV.

Selama tiga th. ke depan, Huawei dapat mengoptimalkan OS ini ke beraneka product mereka. Rencananya, OS Harmony versi 2.0 dapat diluncurkan terhadap th. 2020 dan versi 3.0 satu th. kemudian.

Sejauh ini, smartphone tetap belum jadi prioritas OS Harmony. Tapi, jikalau penggunanya mau, mereka dapat meng-install OS Harmony di smartphone mereka.
Kompatibilitas Aplikasi di Harmony OS

Meskipun menawarkan begitu banyak ragam kelebihan, nyatanya Harmony tetap miliki 1 kekurangan yang fatal, geng. Harmony rupanya nggak sesuai dengan aplikasi-aplikasi Android.

Katanya, sih, kala ini Huawei tengah mengembangkan toko aplikasi sendiri untuk mengambil alih Google Play Store. Toko aplikasi ini dinamakan Huawei AppGallery, geng.

Huawei juga menawarkan para pengembang aplikasi untuk sedia kan aplikasi mereka bagi smartphone dengan sistem operasi Harmony.

Dengan sedikit modifikasi, aplikasi yang dibangun dari platform HTML5, Linux, sampai Android pun dapat berjalan di atas Harmony yang sesungguhnya open source.

Huawei mengklaim kala ini sudah bekerja serupa dengan kurang lebih 800.000 developer aplikasi di ekosistem produknya.

Salah satu berlebihan Harmony OS yang kemungkinan menyebabkan para developer aplikasi dan game tertarik adalah sistem fee yang rendah.

Huawei cuma menarik lebih kurang 15% dari keuntungan dari developer yang menaruh aplikasinya di Huawei AppGallery. Sementara, Google & Apple menarik 30% sebagai fee mereka.

Hal ini dikehendaki dapat menimbulkan developer-developer besar untuk turut mengembangkan aplikasinya agar sesuai di Harmony OS.
Akhir Kata

Demikian artikel Jaka perihal sistem operasi Harmony punya Huawei. Menurutmu, apakah Harmony OS dapat jadi pesaing berat Android di era depan?